BEBAS ASAM URAT DENGAN SHAD ASRATIK

Mengawali aktivitas di tanggal 3 Maret 2014 itu, saya (Harry, 38 tahun, Bintara, Bekasi Barat) sangat bersemangat. Oleh karena itulah, hari itu saya bermaksud berangkat kerja lebih pagi dari biasanya. Namun semangat itu seketika sirna saat saya hendak mengendarai sepeda motor, tiba-tiba jari-jari tangan terasa kebas dan kaku. Rasanya, saat memegang setang sepeda motor tidak dapat menggenggam secara penuh. Saya merasa kaget bercampur khawatir. Karena hari itu hari Senin, di mana kondisi jalanan menuju tempat kerja biasanya padat dan macet, ditambah rasa khawatir akibat jari-jari tangan yang kaku, saya memutuskan untuk tidak masuk kerja.


Karena rasa khawatir semakin besar disertai rasa penasaran, saya memberanikan diri datang ke klinik terdekat untuk mengecek kadar asam urat. Hasilnya benar-benar membuat saya takut, karena kadar asam urat saya mencapai 9,2 mg/dl. Informasi yang saya dapat, saat kadar asamurat telah mencapai 9-10 mg/dl akan mulai terbentuk kristal di dalam sendi, yang selanjutnya dapat terjadi pembengkakan luar biasa, berpotensi merusak ginjal, dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.


Dalam kepanikan saya mencari informasi. Akhirnya saya mendapat saran untuk mengkonsumsi obat herbal bernama SHAD ASRATIK. Dari informasi yang saya dapat, SHAD ASRATIK terbuat dari bahan herbal alami yang secara khusus berkhasiat untuk mencegah dan mengobati radang asam urat dan rematik. Sayapun segera mengkonsumsi SHAD ASRATIK dua kali sehari masing-masing dua kapsul sebelum makan. Hal itu saya lakukan rutin semingggu pertama. Untuk mempercepat normalnya kadar asam urat, saya melakukan diet ketat terutama untuk makanan yang mengandung purin tinggi. Saya juga memperbanyak minum air putih dan mulai rutin melakukan olah raga. Pada minggu kedua, karena rasa nyeri dan kaku pada jari tangan saya sudah jauh berkurang, saya mengurangi dosis menjadi dua kali sehari masing-masing  satu kapsul.  Secara  keseluruhan,  saya  mengkonsumsi SHAD ASRATIK secara rutin selama tiga minggu.


Pada minggu ketiga, saat semua sendi di jari tangan dan sikut sudah terasa normal,saya mencoba memeriksakan kembali kadar asam urat di klinik terdekat. Hasilnya, saya kaget bercampur senang, karena kadar asam urat saya menunjukkan angka 3,2 mg/dl, lebih rendah dari kadar normal yakni 3,5-7 mg/dl. Karena merasa kadar asam urat lebih rendah, saya mulai berani kembali mengkonsumsi makanan kesukaan saya, tempe, sayur kacang, dan beberapa makanan yang mengandung purin lainnya dalam batas yang wajar.


Tgl Posting : Rabu, 08 Juni 2016 11:22:56
Oleh : Bapak Harry
Bintara, Bekasi


Pusat Layanan Informasi

LAYANAN KEMITRAAN
Senin - Sabtu
Jam 08.00-16.00
HP/WA :0812-1100-3801

Main Office

PT SHAD GLOBAL INDONESIA

Jl. Moh Kahfi II No.28 C Jagakarsa
Jakarta Selatan - DKI Jakarta 12630
Telepon: (021) 2179 8344
Faksimili: (021) 2179 8344
Email:administrasipemasaran@shadnetwork.com
Website: shadnetwork.com

Jadwal Shalat

Subuh : 04:41
Dzuhur : 11:58
Ashar : 15:18
Maghrib : 17:57
Isya : 19:07
Jadwal Shalat untuk DKI Jakarta dan sekitarnya