Versi CetakVersi Cetak
Waspada Periodontitis, Jaga Kesehatan Mulut Anda!

Di dunia medis ada ungkapan bahwa mulut adalah cerminan dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Artinya, semakin sehat mulut seseorang, maka dapat semakin sehat pula tubuhnya secara keseluruhan. Terdapat hubungan yang erat antara kesehatan tubuh secara keseluruhan dengan rongga mulut. Rongga mulut yang tidak sehat dapat memicu gangguan kesehatan bagian tubuh yang lain secara serius seperti stroke, jantung, bahkan dapat memicu komplikasi kehamilan.

Salah satu masalah kesehatan mulut yang dapat memicu komplikasi penyakit berbahaya adalah periodontitis. Periodontitis adalah infeksi gusi yang merusak jaringan lunak dan tulang penyanggah gigi. Kondisi ini harus segera ditangani, bila tidak, dapat berisiko menyebabkan kerontokan gigi. Selain itu, bakteri yang ada di dalam jaringan gusi juga berisiko masuk ke aliran darah dan menyerang organ tubuh lainnya, misalnya paru-paru dan jantung.

Gejala umum orang yang mengidap periodontitis adalah terasa nyeri saat mengunyah, gusi bengkak dan berwarna merah, gusi terasa lunak saat disentuh, mulut dan napas yang bau, keluar nanah pada perbatasan gigi dan gusi, serta jarak antara satu gigi dengan gigi lainnya menjadi lebih renggang.

Sahabat Sehat SNW, tahukah Anda bahwa pemicu awal terjadinya periodontitis adalah peradangan gusi yang dipicu oleh penumpukan plak yang membentuk karang gigi? Ya, plak gigi terbentuk dari sisa makanan dan protein yang bercampur dengan bakteri di dalam mulut. Plak yang tidak dibersihkan, akan menumpuk dan membentuk karang gigi. Karang gigi inilah yang menjadi media berkembangnya bakteri pengganggu kesehatan gusi.

Awalnya, bakteri hanya mengiritasi bagian gusi di sekitar gigi. Karena tidak mendapatkan penanganan yang memadai, maka lambat laun akan menyebabkan terbentuknya celah atau kantong pada gusi yang memisahkan antara jaringan gusi dengan gigi. Dampaknya, gigi dapat lebih mudah tanggal. Bakteri tersebut juga sangat berisiko menginfeksi lebih dalam lagi hingga merusak jaringan dan tulang di dalam gusi.

Bagi pengidap diabetes, periodontitis dapat menyebabkan dampak yang lebih parah. Periodontitis ini dapat membuat gula darah naik karena proses peradangan di gusi. Bahkan, hasil penelitian menunjukkan hampir 99% penderita diabetes mengalami periodontitis berat. Oleh karena itu, penderita diabetes yang mengalami periodontitis harus berhati-hati, karena kuman yang tertinggal di gusi dapat menyebar ke seluruh organ tubuh melalui pembuluh darah, sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Sebelum terjadi komplikasi penyakit lebih lanjut yang membahayakan, cegahlah sejak dini periodontitis. Cara paling efektif mencegah periodontitis adalah dengan senantiasa membersihkan gigi, sehingga penumpukan plak dan pembentukan karang gigi yang memicu infeksi gusi dapat dihindari. Untuk menjaga kesehatan gigi, gusi, dan mulut, gosok secara teratur gigi Anda menggunakan RAIHAN Pasta Gigi Herbal.

Komposisi RAIHAN Pasta Gigi Herbal terdiri dari sirih, cengkeh, dan mint yang dapat membunuh bakteri penyebab gigi berlubang dan bau mulut. Dengan menggosok gigi secara rutin menggunakan RAIHAN Pasta Gigi Herbal, berarti Anda telah mencegah terjadinya fermentasi zat gula pemicu terbentuknya plak dan karang gigi tempat berkembangbiaknya bakteri. Dengan menggosok gigi menggunakan RAIHAN Pasta Gigi Herbal juga berarti Anda telah mengantisipasi terjadi periodontitis pada gusi, mencegah gigi berlubang dan napas bau, serta membuat napas segar lebih lama. Dapatkan RAIHAN Pasta Gigi Herbal di mitrasalur terdekat Anda. (HRM)
 

Diposting oleh Admin
Senin, 17 Juni 2019 01:06:13

Rubrik : Kesehatan - dibaca : 69 Kali




Pusat Layanan Informasi

LAYANAN KEMITRAAN
Senin - Sabtu
Jam 08.00-16.00
HP/WA :0812-1100-3801

Main Office

PT SHAD GLOBAL INDONESIA

Jl. Moh Kahfi II No.28 C Jagakarsa
Jakarta Selatan - DKI Jakarta 12630
Telepon: (021) 2179 8344
Faksimili: (021) 2179 8344
Email:administrasipemasaran@shadnetwork.com
Website: shadnetwork.com

Jadwal Shalat

Subuh : 04:41
Dzuhur : 11:58
Ashar : 15:18
Maghrib : 17:57
Isya : 19:07
Jadwal Shalat untuk DKI Jakarta dan sekitarnya