Versi CetakVersi Cetak
Kegemukan dapat Meningkatkan Risiko Degenerasi Otot

Siapapun yang memiliki berat badan berlebih (obesitas) rentan terserang penyakit. Bahkan, risiko mengidap penyakit yang mematikan berkali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang memiliki berat badan ideal.

Kegemukan (obesitas) dapat dialami oleh wanita maupun pria. Terlalu gemuk tidak hanya dapat merusak penampilan secara fisik, mengurangi rasa percaya diri secara psikologis, melainkan juga berisiko meningkatkan efek buruk pada kesehatan. Selain lebih tinggi risiko terserang stroke, hipertensi, serangan jantung, dan berkurangnya kesuburan, hal yang tak kalah mengkhawatirkan dapat terjadi pada orang yang terlalu gemuk adalah denegerasi otot, yang dalam dunia medis dikenal dengan istilah Duchenne Muscular Dystrophy (DMD). Apakah “Degenarasi Otot (DMD)” itu?

Degenerasi otot adalah penyakit yang menyebabkan otot menjadi lemah dan kehilangan fungsinya dari waktu ke waktu. Biasanya terjadi pada bagian otot sadar, lalu secara perlahan menjadi lebih lemah dan mengalami penurunan fungsi. Pengidap degenerasi otot ini biasanya akan merasa kesulitan untuk berjalan, duduk, bahkan beraktivitas. 

Gejala awal yang sering dialami oleh orang yang terindikasi mengidap degenerasi otot adalah hilangnya kendali terhadap gerakan tubuh, misalnya kaki sering terasa lemah dan tak bertenaga, bahkan sampai tiba-tiba jatuh saat sedang berdiri atau duduk. Tak jarang orang menganggap hal ini sebagai serangan stroke ringan. Untuk memastikan apakah yang sedang terjadi adalah serangan stroke ringan atau gejala awal dari degenerasi otot, sebaiknya bila Anda mengalaminya segera memeriksakan diri ke dokter. Selain hal itu, gejala lain yang dapat mengindikasikan seseorang mengalami degenerasi otot adalah mudah merasa lelah, mengalami pembesaran otot betis, dan mulai meneteskan air liur alias mengences. Untuk beberapa kasus, orang yang mengidap degenerasi otot pun mengalami gejala jatuhnya kelopak mata atau ptosis.

Memang, faktor penyebab dari degenerasi otot ini banyak hal, di antaranya adalah faktor keturunan, pertambahan usia, hingga jenis kelamin. Namun, akibat badan yang terlalu gemuk, maka pengidapnya dapat beberapa kali lebih rentan mengalami degenerasi otot. Hal ini karena terlalu banyak penumpukan lemak di tubuh sebagai dampak dari kebiasaan orang gemuk yang tidak banyak atau malas berolahraga.  

Agar terhindar dari degenerasi otot, maka cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan menjaga berat badan Anda pada kondisi yang ideal. Rajinlah berolahraga. Atur juga pola makan dan jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh. Perbanyak konsumsi menu makanan yang tinggi serat, protein, serta rendah kalori. Bagi Anda yang terlanjur memiliki berat badan berlebih, segera kendalikan berat badan dengan rajin mengkonsumsi SHAD TOSLIMING.

SHAD TOSLIMING adalah kaspsul herbal yang diramu dari ekstrak daun jati belanda (Guazumae folium), ekstrak Gallae (manjakani), ekstrak daun kumis kucing (Orthoshiponis folium), ekstrak buah kapulaga (Amomi fructus), dan herbal lainnya untuk membantu mengendalikan berat badan.

SHAD TOSLIMING bekerja melapisi dinding usus halus untuk mengurangi penyerapan lemak dari makanan yang dikonsumsi, sehingga saat mengkonsumsinya sebelum makan, relatif aman meskipun tanpa diet ketat. SHAD TOSLIMING juga berkhasiat membantu meluruhkan timbunan lemak tubuh yang sudah ada, sehingga berefek melangsingkan, dan menjaga kesegaran tubuh agar tetap fit. Dapatkan SHAD TOSLIMING di mitrasalur terdekat Anda. (HRM)

Diposting oleh Admin
Kamis, 29 Agustus 2019 10:08:23

Rubrik : Kesehatan - dibaca : 49 Kali




Pusat Layanan Informasi

LAYANAN KEMITRAAN
Senin - Sabtu
Jam 08.00-16.00
HP/WA :0812-1100-3801

Main Office

PT SHAD GLOBAL INDONESIA

Jl. Moh Kahfi II No.28 C Jagakarsa
Jakarta Selatan - DKI Jakarta 12630
Telepon: (021) 2179 8344
Faksimili: (021) 2179 8344
Email:administrasipemasaran@shadnetwork.com
Website: shadnetwork.com

Jadwal Shalat

Subuh : 04:28
Dzuhur : 11:48
Ashar : 14:59
Maghrib : 17:52
Isya : 19:00
Jadwal Shalat untuk DKI Jakarta dan sekitarnya