Benjolan di Payudaraku Hilang dengan ZEDACA

Bulan Oktober 2012 saya (Ibu Rosmawarni, Padang Sidempuan) merasakan di antara kedua payudara tepatnya di atas tulang rusuk atas terdapat benjolan kecil. Benjolan itu tidak terasa sakit, jadi saya tidak terlalu khawatir. Bahkan sempat saya pikir itu hanya masuk angin biasa, sehingga saya mengoleskan minyak gosok. Tapi, beberapa hari kemudian benjolan itu saya rasakan bertambah besar. Saya mulai khawatir, jangan-jangan ini kanker, meskipun dalam riwayat keluarga saya tidak pernah ada yang  terkena  penyakit  mematikan itu. Untuk memastikannya, saya pun mencari informasi seputar kanker dengan membaca buku, browsing di internet, dan meminta informasi dari orang lain yang saya anggap mengerti. Saya tidak mau memeriksakannya ke dokter  karena  takut  menerima hasilnya, lebih takut lagi kalau harus menjalani operasi atau kemoterapi. Apalagi saya masih trauma atas meninggalnya teman yang terserang kanker saat masih dalam proses kemoterapi. Itulah sebabnya saya lebih memilih mengobati sendiri. Dari berbagai informasi yang saya dapat, daun sirsak dapat mengobati kanker. Saya pun rutin minum rebusan daun sirsak, sambil mengoleskan minyak gosok.


Hingga bulan Januari 2013 benjolan itu telah semakin besar hingga seukuran telur ayam. Saya pun mulai merasakan sakit. Minum rebusan daun  sirsak  tetap  saya lakukan,  meskipun saya merasa belum mendapatkan khasiat apa-apa. Akhir Februari 2013 benjolan seukuran telur ayam itu semakin membengkak dan terasa sakit, rasanya seakan mau meletus. Badan saya pun semakin lemah dan kurus. Saya mulai membatasi  segala  jenis makanan yang kemungkinan dapat memperparah penyakit saya. Dalam kekhawatiran, saya memberanikan diri untuk mengambil foto benjolan itu, lalu saya kirimkan pada sahabat saya Ibu Sri yang tinggal di Medan untuk sekedar berbagi cerita. Mengetahui kejadian itu, Mitrautama saya, Bapak Gianto, suami Ibu Sri, berusaha membantu saya mencari pengobatan yang cocok dan alhamdulillah saya mendapatkan herbal ZEDACA.  Saya mulai rutin minum ZEDACA dengan dosis dua kali sehari masing-masing dua kapsul. Saya langsung merasakan pengaruhnya. Sebelumnya saya susah tidur karena benjolan di payudara selalu terasa nyeri, setelah minum ZEDACA saya dapat tidur lebih nyenyak. Reaksi lainnya yang saya alami adalah lebih sering buang air kecil. Ketika sudah menghabiskan ZEDACA dua botol (1 botol ZEDACA isi 50 kapsul) benjolan di sekitar payudara saya pecah dan keluarlah   nanah   kental   berbentuk   gumpalan,   sehingga meninggalkan lubang   yang   cukup   besar di payudara. Kejadian itu berlangsung  saat  saya tidur nyenyak, jadi tanpa saya sadari. Saat bangun, saya langsung membasuh lubang itu dengan air zam-zam dan menutupnya dengan kapas. Saya merasakan benjolan itu mulai mengempis.


Bulan April 2013 saat menghabiskan ZEDACA empat botol, benjolan di payudara semakin  kecil.  Setelah  menghabiskan  lima  botol  ZEDACA benjolan itu sudah benar-benar hilang, hanya menyisakan bekas lubang yang  juga  perlahan  mulai  menutup dengan  sendirinya.  Saat  ZEDACA botol  keenam  saya  habiskan,  lubang  di  payudara  saya  benar-benar menutup total. Saya merasa seakan tidak pernah mengalami penyakit yang  mengerikan  itu.  Kini,  untuk  pemeliharaan  dan  pencegahan  agar kanker itu tidak berulang, saya tetap mengkonsumsi ZEDACA dengan dosis dua kali sehari masing-masing satu kapsul. Saya semakin percaya ZEDACA adalah herbal yang berkhasiat dan dapat membantu banyak orang. Saya juga yakin bahwa semua ini atas izin dan pertolongan Allah SWT. Terima kasih ya Allah telah memberikan kesembuhan pada saya.


Tgl Posting : Sabtu, 04 Juni 2016 10:43:48
Oleh : Ibu Rosmawarni, NK: A002292626
Padang Sidempuan, Sumatera Utara


Pusat Layanan Informasi

LAYANAN KEMITRAAN
Senin - Sabtu
Jam 08.00-16.00
HP/WA :0812-9883-0475

Main Office

PT SHAD GLOBAL INDONESIA

Jl. Moh Kahfi II No.28 C Jagakarsa
Jakarta Selatan - DKI Jakarta 12630
Telepon: (021) 2179 8344
Faksimili: (021) 2179 8344
Email:administrasipemasaran@shadnetwork.com
Website: shadnetwork.com


Disclaimer

Jadwal Shalat

Subuh : 04:13
Dzuhur : 11:40
Ashar : 14:50
Maghrib : 17:48
Isya : 18:58
Jadwal Shalat untuk DKI Jakarta dan sekitarnya