Versi CetakVersi Cetak
SHAD Zedaca, 60 kapsul
ZEDACA merupakan pengembangan baru produk herbal yang diramu secara khusus dari beberapa herbal unggulan seperti ekstrak temu putih (Curcuma zhedoaria), keladi tikus (Typhonium flagelliformes) dan sambiloto (Andrographis paniculata).
 

ZEDACA diolah dari bahan-bahan herbal pilihan terbaik yang sangat memperhatikan dan mengutamakan proses dengan standar tertentu sehingga kualitas dan khasiatnya tetap terjaga. Berbagai proses mulai dari pemilihan bahan herbal, panen, dan perlakuan pasca panen hingga pengolahan menjadi bahan baku sangat diawasi dengan baik dan ketat, sehingga ZEDACA merupakan produk yang terjamin mutu dan higienitasnya.

ZEDACA adalah kapsul herbal yang diolah dan dikemas dalam sebuah pabrik yang sesuai standar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dan Good Manufacturing Practice (GMP). Semua bahan herbal yang menjadi komposisi ZEDACA telah mendapatkan sertifikat halal dari LP POM Majelis Ulama Indonesia (LP POM MUI) sehingga aman dikonsumsi.  

ZEDACA diramu dan dikemas secara khusus untuk mendapatkan khasiat yang spesifik antara lain:

  1. Membantu memblokir, menonaktifkan pertumbuhan, dan meluruhkan sel kanker, kista, maupun muim
  2. Membantu menghambat mutasi gen (antimutagenik) sehingga mencegah munculnya sel kanker
  3. Membantu menghambat sitoksisitas (tingkat keracunan sel) hepar/hati
  4. Membantu meningkatkan daya tahan tubuh, dan sebagai antioksidan sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan kanker
  5. Membantu mengurangi dampak negatif dari kemoterapi

Sifat dan Khasiat Herbal Komposisi ZEDACA antara lain:

Temu Putih (Curcuma zhedoaria

  • Temu putih mengandung banyak senyawa kimia seperti: 1-1,5% minyak dasar yang terdiri dari d-borneol, d-camphene, d-camphor, cineole, curculone, curcumadiol, curcumanolide A dan B, curcumenol, curcumeone curcumin, curcumol, curdione, dehydrocurdione, alpha-pinene, getah perekat, zat tepung/kanji, damar, dan sesquiterpen
  • Rimpang temu putih juga mengandung tanin dan flavonoid yang berkhasiat sebagai antitumor
  • Kandungan sesquiterpene dalam temu putih berkhasiat sebagai antiradang. Sifat ini berhubungan dengan efek antioksidan yang berfungsi mencegah kerusakan gen
  • Ekstrak temu putih bersifat antimutagenik (mencegah bermutasinya gen)
  • Ekstrak temu putih dapat menghambat perkembangan sel-sel OVCAR-3 (cell-line kanker ovarium manusia) 
  • Temu putih mengandung RIP (Ribosome Inacting Protein) berkhasiat menon-aktifkan pertumbuhan sel kanker, meluruhkan sel kanker tanpa merusak jaringan di sekitarnya, dan memblokir pertumbuhannya. (Hasil penelitian American Institute Cancer Reports)


Keladi Tikus (Typhonium flagelliformes

  • Kandungan kimia pada keladi tikus di antaranya adalah alkaloid, saponin, steroid, glikosida flavonoid, fitol, dan triterpenoid
  • Senyawa triterpenoid dalam keladi tikus dapat menghambat kerja enzim DNA yang berperan dalam proses replikasi dan proliferasi sel kanker. Terhentinya enzim DNA bekerja membuat proses dalam sel terhenti dan menyebabkan kematian sel kanker
  • Choo Sheen Lai dari Pusat Penelitian Obat Universitas Sains Malaysia membuktikan senyawa fitol dalam keladi tikus bersifat antikanker. Fitol melawan sel kanker dengan cara apoptosis (matinya sel dengan sendirinya)   
  • Rimpang keladi tikus mengandung phenylpropanoid glikosida, sterol, dan cerebrosida, yang berfungsi sebagai antihepatotoksik (mencegah keracunan hati) 
  • Kandungan senyawa-senyawa keladi tikus dapat berkhasiat sebagai sitotoksik (menghambat pertumbuhan sel), sehingga secara empiris dapat digunakan untuk mengobati kanker
  • Keladi tikus merupakan salah satu jenis tanaman obat yang bermanfaat dalam menyembuhkan penyakit kanker di antaranya kanker payudara dan kanker rahim (Heyne, 1987)

Sambiloto (Andrographis paniculata

  • Kandungan senyawa utama sambiloto adalah andrographolide yang tidak dapat ditemukan pada tanaman lain, dan zat panicolin
  • Fungsi utama kedua zat tersebut adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh, dengan cara meningkatkan pembelahan limfosit dan produksi interleukin-2. Di Amerika sambiloto telah dipatenkan sebagai obat penyakit AIDS
  • Sambiloto juga dapat menekan pertumbuhan sel kanker, karena senyawa aktifnya (yakni andrographolide) dapat menurunkan ekspresi enzim CDK4 (cyclin dependent kinase 4), yang menentukan kecepatan terpicunya transisi fase dalam siklus sel  
  • Sambiloto dikenal sebagai tanaman yang memiliki kandungan flavonoid tinggi sebagai zat antioksidan, sehingga dapat berfungsi untuk melindungi sel dari bahaya radikal bebas seperti tifoid, disentri, diare, radang saluran napas, radang paru, influenza, sakit kepala, demam, tuberkulosis pada paru, batuk pertusis, tekanan darah tinggi, faringitis, dan kencing manis
  • Sambiloto juga dapat berkhasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga dapat membantu tubuh lebih optimal untuk melawan kanker dan mempercepat pemulihan tubuh.
Harga Mitra : Rp. 371,000
Harga Konsumen : Rp. 470,000


Pusat Layanan Informasi

LAYANAN KEMITRAAN
Senin - Sabtu
Jam 08.00-16.00
HP/WA :0812-9883-0475

Main Office

PT SHAD GLOBAL INDONESIA

Jl. Moh Kahfi II No.28 C Jagakarsa
Jakarta Selatan - DKI Jakarta 12630
Telepon: (021) 2179 8344
Faksimili: (021) 2179 8344
Email:administrasipemasaran@shadnetwork.com
Website: shadnetwork.com


Disclaimer

Jadwal Shalat

Subuh : 04:13
Dzuhur : 11:40
Ashar : 14:50
Maghrib : 17:48
Isya : 18:58
Jadwal Shalat untuk DKI Jakarta dan sekitarnya