Versi CetakVersi Cetak
Mengambil Hikmah dari Idul Qurban
Seperti tahun-tahun sebelumnya setiap Hari Raya disambut dengan penuh rasa syukur dan berbahagia. Umat muslim diajak untuk merefleksikan pengorbanan seorang anak, Nabi Ismail A.S., yang sangat patuh terhadap orang tuanya. Termasuk juga sekarang ketika kita mengimplementasikan peristiwa tersebut dalam bentuk sesuatu yang diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyempatkan diri berbagi di hari yang istimewa ini dalam rangka meningkatkan ketaqwaan dan rasa peduli kita.

Dikaitkan dengan menumbuhkan nilai tersebut dalam diri, khususnya mengenai empati untuk berbagi sebagai bentuk rasa peduli kita. Beberapa orang lahir dengan kemampuan menunjukan rasa empati dengan baik, namun sebagian lagi tidak. Bersyukurlah kita dengan adanya Idul Qurban ini, karena seperti apapun sifat kita, dengan mengikuti yang dianjurkan oleh Agama kita, kita telah mengimplementasikan rasa empati kita di jalan yang benar. Idul Qurban mengajarkan kita banyak hal yang antara lain adalah:

1. Kepatuhan Anak kepada Orang Tua karena Allah SWT
Dalam catatan sejarah, apakah pernah kita mendapatkan yang sebanding dengan ketaatan Nabi Ismail A.S yang rela disembelih oleh orang tuanya sendiri karena Allah SWT? Generasi muda perlu belajar mengenai hal ini dengan baik. Semakin berjalannya waktu, anak-anak perlu selalu mengkalibrasi ketaatannya kepada orang tua dengan contoh dari Nabi Ismail A.S.

2. Kepedulian kepada Sesama
Orang yang berkurban menyisihkan rezekinya untuk dinikmati oleh penerima kurban. Sebagian orang yang jarang makan daging, saat mendapatkan kurban tentu saja sangat lah senang hatinya. Setidaknya setahun sekali menumbuhkan rasa bahagia dan senyum di wajah mereka. Kepeduliaan untuk membuat penerima kurban merasa berbahagia yang di asah di hari Idul Qurban.

3. Kedermawanan dengan Berbagi Rezeki
Tahun 2017, berkurban seekor kambing atau setara dengan sepertujuh sapi setara dengan kurang lebih Rp. 2.500.000,00. Nilai yang relatif terjangkau untuk sebagian orang, namun cukup besar untuk sebagian yang lain. Yang menjadi poin utama adalah dilatihnya kita untuk berbagi, berderma, kepada yang kekurangan. Berapa pun nilainya, kepedulian untuk berbagi ini menjadi yang utama.

4. Ketaqwaan dengan Berkurban
Perjuangan kita memiliki ketakwaan yang tinggi kepada Allah SWT tentu saja perlu perjuangan, keteguhan hati, dan tanpa “galau”, dengan peluang di Idul Qurban ini kita bisa dipermudah mengimplementasi ketakwaan dengan cara yang sudah ditentukan, tanpa “galau”.

5. Keikhlasan yang Menjauhkan Diri dari Neraka
Keikhlasan yang hadir dalam berkurban terdapat keutamaan, seperti dalam hadits berikut :
“Barang siapa berkurban dengan lapang dada (senang hati) dan ikhlas hanya mengharap pahala dari Allah SWT, maka dia akan dihijab dari neraka.” (HR. At Thabrani)

6. Gerbang Penyelamatan Dunia Akhirat
Qurban mengajak kita melihat perkara dunia itu tidak seberapa dari perkara akhirat. Kita diajak tidak terlalu cinta dengan masalah duniawi dan mengasihi kepada sesama, semoga dapat meningkatkan kepedulian kita dan meningkatkan kecintaan kita pada akhirat.

7. Kendaraan Akhirat dengan Berkurban
Ada hadits yang sangat luar biasa : “Perbesarlah kurban-kurban kalian, karena kurban itu (nantinya) akan menjadi kendaraan-kendaraan dalam melewati jembatan As-Sirat menuju surga.” (HR. Ibnu Rif’ah R.A)
Mari asah kepedulian kita dengan berkurban yang penuh dengan hikmah. Ini adalah peluang dan kesempatan kita sebagai langkah penguat kita untuk bertakwa kepada Allah SWT dengan luar biasa.
(ARH)

Diposting oleh Admin
Senin, 13 Agustus 2018   Jam 11:08:29

Rubrik : Motivasi - dibaca : 1,058 Kali




Pusat Layanan Informasi

LAYANAN KEMITRAAN
Senin - Sabtu
Jam 08.00-16.00
HP/WA :0813-8263-6885

Main Office

PT SHAD GLOBAL INDONESIA

Kantor Pusat
CIBIS NINE Lt. 11
Jl. TB Simatupang No. 2 Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560

Kantor Operasional
Jl. Moh Kahfi II No.28 C Jagakarsa
Jakarta Selatan - DKI Jakarta 12630
Telepon: (021) 2179 8344
Email:administrasipemasaran@shadnetwork.com
Website: shadnetwork.com


Jadwal Shalat

Subuh : 04:38
Dzuhur : 11:56
Ashar : 15:14
Maghrib : 17:56
Isya : 19:05
Jadwal Shalat untuk DKI Jakarta dan sekitarnya