Versi CetakVersi Cetak
Inilah Berbagai Keluhan Pasca Melahirkan dan Solusinya

Salah satu momen kebahagiaan terbesar bagi seorang ibu adalah ketika melahirkan buah hati yang selama ini diidamkannya. Oleh karena itu, tak jarang selama masa kehamilannya, seorang ibu merasa tak sabar ingin melihat sang buah hati secara fisik. Namun karena semua harus melalui proses, sang ibu baru dapat melihat dan mendekap bayinya secara fisik saat janin dilahirkan setelah berada di dalam kandungan selama kurang lebih sembilan bulan.

Namun di balik kebahagiaan seorang ibu yang baru melahirkan bayinya, kadang tersisa permasalahan kesehatan. Di antara permasalahan medis yang banyak dikeluhkan para ibu pasca melahirkan adalah robeknya rahim, pendarahan dalam waktu yang relatif lama, dan sebagainya. Mengapa dan apa penyebab terjadinya pendarahan pasca melahirkan?

Sahabat Sehat SNW, selama berada di dalam kandungan sang ibu, janin membutuhkan makanan (nutrisi) dan berbagai hormon untuk hidup dan berkembang secara sempurna. Makanan (nutrisi) dan hormon itu disediakan oleh plasenta yang juga dikenal masyarakat awam dengan sebutan ari-ari. Karena sangat pentingnya peranan plasenta untuk mendukung kehidupan dan perkembangan janin selama dalam kandungan, tidak jarang plasenta diibaratkan sebagai “saudara” dari si jabang bayi.

Letak plasenta melekat di dinding rahim dan berisi pembuluh darah arteri maupun vena. Saat seorang ibu melahirkan, maka plasenta akan terlepas dari rahim yang menyebabkan dinding rahim robek, sehingga rahim penuh dengan darah. Setelah plasenta dikeluarkan, rahim akan berkontraksi sehingga pembuluh darah yang robek akan tertutup dan mengurangi perdarahan. Darah yang masih tersisa di dalam rahim akan terus keluar selama kurun waktu 2-6 minggu setelah persalinan. Darah yang keluar ini disebut dengan darah nifas.

Dari hari pertama hingga minggu keenam, darah nifas mengalami perubahan, baik warna darah yang keluar maupun volumenya. Pada minggu keenam, jumlah darah nifas yang keluar semakin sedikit dan berwarna cokelat, merah muda, atau kuning krem. Nah, seiring lepasnya plasenta saat melahirkan tersebut, masalah yang paling banyak dikeluhkan ibu adalah rahim yang robek, rahim kendur, dan pendarahan yang terus berlangsung. Bila robekan pada rahim bersifat serius dapat menyebabkan rasa sakit selama berbulan-bulan.

Sedangkan terjadinya rahim kendur diakibatkan oleh dorongan bayi yang keluar. Sejauh mana kekenduran itu terjadi, tergantung dari ukuran bayi yang dikeluarkan melalui rahim tersebut. Akibat dari kendurnya rahim ini, organ kewanitaan akan terasa lebih lemas, lunak, dan “lowong”. Selain itu, organ kewanitaan juga dapat terlihat dan terasa membengkak atau memar. Hal ini disebabkan oleh relaksasi dari otot dasar panggul. Otot-otot ini akan kehilangan kekuatan setiap kali kelahiran sukses. Efek ini umumnya lebih jelas setelah kelahiran bayi besar.

Pendarahan terus menerus yang terjadi pasca melahirkan dapat membuat sang ibu pusing, lemas, jantung berdebar, sesak napas, turunnya tekanan darah, bahkan pingsan. Tanpa penanganan serius, pendarahan ini dapat meningkatkan risiko kematian.

Untuk membantu ibu yang memiliki keluhan sehabis melahirkan, konsumsi secara teratur SARI TEMUMANGGA “MITRA”. SARI TEMUMANGGA “MITRA” adalah minuman kesehatan tradisional yang terbuat dari herbal alami berupa ekstrak temumangga (Curcuma mango) dengan aroma khas seperti mangga, ditambah dengan ekstrak daun pandan dan gula murni sebagai pemanis sekaligus pengawetnya. SARI TEMUMANGGA “MITRA” berkhasiat untuk membantu membersihkan darah nifas dan membantu memperbaiki rahim, serta mengencangkan otot rahim sehabis melahirkan. Selain itu, SARI TEMUMANGGA “MITRA” dapat membantu mengurangi nyeri saat haid sekaligus menuntaskan keluarnya darah haid. Dapatkan di mitrasalur terdekat Anda. (HRM)
 

Diposting oleh Admin
Senin, 01 Juli 2019 11:07:20

Rubrik : Kesehatan - dibaca : 123 Kali




Pusat Layanan Informasi

LAYANAN KEMITRAAN
Senin - Sabtu
Jam 08.00-16.00
HP/WA :0812-1100-3801

Main Office

PT SHAD GLOBAL INDONESIA

Jl. Moh Kahfi II No.28 C Jagakarsa
Jakarta Selatan - DKI Jakarta 12630
Telepon: (021) 2179 8344
Faksimili: (021) 2179 8344
Email:administrasipemasaran@shadnetwork.com
Website: shadnetwork.com

Jadwal Shalat

Subuh : 04:17
Dzuhur : 11:41
Ashar : 14:46
Maghrib : 17:49
Isya : 18:58
Jadwal Shalat untuk DKI Jakarta dan sekitarnya