DAFTAR TESTIMONI PRODUK
GULA DARAH NORMAL KEMBALI

Pada awal saya terkena diabetes, saya tidak tahu tanda dan gejalanya. Pada saat itu saya sangat sulit sekali tidur baik siang maupun pada malam hari. Saya merasa sangat terganggu pada malam hari karena sering sekali terbangun untuk buang air kecil. Saya juga tidak tahu ternyata keluarga, teman dan para tetangga memperhatikan kondisi tubuh saya semakin lama semakin kurus, lalu saya disarankan untuk ke dokter. Saya mengikuti anjuran orang-orang terdekat. Setelah saya ke dokter, saya diminta untuk tes laboratorium, dan ternyata gula darah mencapai 460 mg/dl. Saya juga sempat mengkonsumsi obat dokter dan sangat banyak pantangannya.
 

Pada  suatu  saat  saya  bertemu  dengan  Bapak  Agus  Purwanto yang sekarang menjadi  Mitrautama  saya.  Saat  itu  Beliau  memperkenalkan produk dari SHAD NETWORK yaitu SHAD NIGELLA PLUS dan SHAD ENDIABET. Saya meminum kedua produk tersebut secara teratur dan alhamdulillah  gula  darah  saya  turun  (normal).  Dan  sampai  saat  ini makanan saya tak ada pantangan.


Saya punya pengalaman yang sangat menggembirakan. Cerita ini menceritakan seorang pasien Rumah Sakit Kudus (Bapak Abdul Rohman) yang menderita penyakit diabetes (demikian diagnosa dokter spesialis RS tersebut). Gejalanya adalah badan gatal-gatal seluruh tubuh,  kencing  terus  menerus,  gula  dara  mencapai 315 (jauh di atas normal), di bawah jari cekot-cekot, luka dan mengeluarkan nanah.


Pada  waktu  saya  berkesempatan  untuk  mengobservasi  Bapak  Abdul Rohman  beliau  menceritakan  bahwa  dirinya  sudah  berobat  ke  mana- mana, mulai minum obat yang dibeli di warung-warung, apotik dan obat- obat anjuran tetangga, sampai pijat syarat, tapi hasilnya nihil. Kemudian pasien tersebut bertanya kepada saya, "berapa kadar gula darah saya?", jawab saya dengan sedikit banyak menimbulkan kekecewaan, gula darah bapak 315 jauh dari normal dan lukanya masih bernanah.


Kemudian saya anjurkan untuk minum SHAD NIGELLA PLUS dan SHAD ENDIABET dengan dosis 2 x 2 untuk SHAD NIGELLA PLUS dan 2 x 1 untuk SHAD ENDIABET. Beliau setuju dan keesokan  harinya saya bawakan masing-masing 1 botol. Alhamdulillah, luka di kaki bapak Abd. Rohman  tersebut  kering dan  gula  darahnya  berangsur-angsur turun hingga 175 dan akhirnya dokter memperbolehkannya pulang.

 

#guladarahsewaktu #guladarahsewaktunormal #guladarahnormalwanita #guladarah #guladarahrendah #guladarahtinggi #guladarahnormal #herbaluntuklukadiabetes #herbaldiabetestipe2 #herbaldiabetestipe1

STAMINA TERJAGA SELAMA PEMULIHAN SETELAH SAKIT DBD

Bapak Irwan Sholeh (29 tahun), seorang karyawan swasta yang bertempat tinggal di Kota Depok pernah menderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Suhu tubuhnya ketika itu menunjukkan angka 40 Dc disertai dengan muntah-muntah. Hasil pemeriksaan darah menunjukkan nilai trombosit yang sangat rendah, yaitu 62 ribu/mm3 sementara standar trombosit dalam kondisi normal adalah 150-440 ribu/mm3. Dokter pun menyarankan untuk rawat inap sampai trombositnya mendekati normal. Selang beberapa hari trombosit Pak Irwan mencapai 110rb/mm3 dan diperbolehkan pulang namun masih harus mengkonsumsi obat, beliau juga disarankan untuk istirahat total di rumah sebagai masa pemulihan agar dapat beraktivitas seperti biasa. Di samping obat dari dokter, Pak Irwan juga mengkonsumsi Teh Celup Hilba dan "SALSABIL" SARI KURMA GINSENG untuk memulihkan stamina.


Pak Irwan kemudian kembali melakukan pengecekkan darah, hemoglobinnya yang semula 8.5 gr/dl naik menjadi 15,7 gr/dl, kadar hemoglobin normal adalah 13,2-17,3 gr/dl. Alhamdulillah khasiat Teh Celup Hilba dan "SALSABIL" SARI KURMA GINSENG benar-benar saya rasakan selama sakit dan saat masa pemulihan stamina saya pasca sakit.

 

#sakitdbdminumapa #ciri2sembuhdaridbd #lemassetelahsembuhdbd #tandasembuhdbd #carasembuhdbd #caracepatsembuhdbd #sembuhtotaldaridbd #sembuhdbdtanpaopname #obatdbdpalingampuh #herbaluntukdbd

TURUN BERAT BADAN 12KG DENGAN TEH HIJAU ISTIMEWA CAP PUCUK

Kegiatan yang padat dan sering ke luar kota membuat Leader Nasional Bapak H. Andi Alif Kaharuddin, Prawira Kencana, memerlukan kondisi kesehatan yang baik, sehingga beliau pun memerlukan dukungan food supplement. Pak Alif, begitu sapaan akrabnya, akhirnya menjatuhkan pilihan pada produk TEH HIJAU ISTIMEWA CAP PUCUK dengan harapan mencapai berat badan yang ideal dan tubuh yang sehat. TEH HIJAU ISTIMEWA CAP PUCUK yang beliau konsumsi secara teratur dalam jangka waktu sekitar enam bulan memberikan hasil yang menyehatkan, tubuh terasa lebih segar dan ringan. Berat badan Pak Alif pun menyusut sebanyak 12 kg selama setahun.Kunci agar mendapatkan khasiat yang maksimal dari TEH HIJAU ISTIMEWA CAP PUCUK adalah DISIPLIN, yakni teratur dan berkesinambungan. Rasa pahit dari teh hijau terasa jika dikonsumsi tanpa gula, dan hal ini pulalah yang memberikan rasa khas pada teh ini dan tentunya lebih menyehatkan. Pahit yang terasa tidak membuat Anda jera mengkonsumsinya, tapi lebih menikmatinya. Dianjurkan dikonsumsi sesudah makan. Pak Alif rajin mengkonsumsi TEH HIJAU ISTIMEWA CAP PUCUK setiap pagi hari, sekitar dua liter air mendidih digunakan untuk menyeduh 2 sampai 3 sendok makan teh. Setelah beberapa waktu dalam penyeduhan dan ditutup rapat maka daun teh istimewa ini akan turun sendiri, sehingga memudahkan untuk diambil airnya saja. Jika terasa terlalu pahit dapat ditambahkan air.

 

#TurunBeratBadan12kg #turunberatbadantanpadiet #turunberatbadan10kg #turunberatbadanvsturunlemak #turunberatbadandrastis #turunberatbadannormal #turunberatbadandalamseminggu #turunberatbadan20kgdalamsebulan #turunberatbadancepat #turunberatbadan

BENJOLAN DI PAYUDARAKU HILANG DENGAN ZEDACA

Bulan Oktober 2012 saya (Ibu Rosmawarni, Padang Sidempuan) merasakan di antara kedua payudara tepatnya di atas tulang rusuk atas terdapat benjolan kecil. Benjolan itu tidak terasa sakit, jadi saya tidak terlalu khawatir. Bahkan sempat saya pikir itu hanya masuk angin biasa, sehingga saya mengoleskan minyak gosok. Tapi, beberapa hari kemudian benjolan itu saya rasakan bertambah besar. Saya mulai khawatir, jangan-jangan ini kanker, meskipun dalam riwayat keluarga saya tidak pernah ada yang  terkena  penyakit  mematikan itu. Untuk memastikannya, saya pun mencari informasi seputar kanker dengan membaca buku, browsing di internet, dan meminta informasi dari orang lain yang saya anggap mengerti. Saya tidak mau memeriksakannya ke dokter  karena  takut  menerima hasilnya, lebih takut lagi kalau harus menjalani operasi atau kemoterapi. Apalagi saya masih trauma atas meninggalnya teman yang terserang kanker saat masih dalam proses kemoterapi. Itulah sebabnya saya lebih memilih mengobati sendiri. Dari berbagai informasi yang saya dapat, daun sirsak dapat mengobati kanker. Saya pun rutin minum rebusan daun sirsak, sambil mengoleskan minyak gosok.


Hingga bulan Januari 2013 benjolan itu telah semakin besar hingga seukuran telur ayam. Saya pun mulai merasakan sakit. Minum rebusan daun  sirsak  tetap  saya lakukan,  meskipun saya merasa belum mendapatkan khasiat apa-apa. Akhir Februari 2013 benjolan seukuran telur ayam itu semakin membengkak dan terasa sakit, rasanya seakan mau meletus. Badan saya pun semakin lemah dan kurus. Saya mulai membatasi  segala  jenis makanan yang kemungkinan dapat memperparah penyakit saya. Dalam kekhawatiran, saya memberanikan diri untuk mengambil foto benjolan itu, lalu saya kirimkan pada sahabat saya Ibu Sri yang tinggal di Medan untuk sekedar berbagi cerita. Mengetahui kejadian itu, Mitrautama saya, Bapak Gianto, suami Ibu Sri, berusaha membantu saya mencari pengobatan yang cocok dan alhamdulillah saya mendapatkan herbal ZEDACA.  Saya mulai rutin minum ZEDACA dengan dosis dua kali sehari masing-masing dua kapsul. Saya langsung merasakan pengaruhnya. Sebelumnya saya susah tidur karena benjolan di payudara selalu terasa nyeri, setelah minum ZEDACA saya dapat tidur lebih nyenyak. Reaksi lainnya yang saya alami adalah lebih sering buang air kecil. Ketika sudah menghabiskan ZEDACA dua botol (1 botol ZEDACA isi 50 kapsul) benjolan di sekitar payudara saya pecah dan keluarlah   nanah   kental   berbentuk   gumpalan,   sehingga meninggalkan lubang   yang   cukup   besar di payudara. Kejadian itu berlangsung  saat  saya tidur nyenyak, jadi tanpa saya sadari. Saat bangun, saya langsung membasuh lubang itu dengan air zam-zam dan menutupnya dengan kapas. Saya merasakan benjolan itu mulai mengempis.


Bulan April 2013 saat menghabiskan ZEDACA empat botol, benjolan di payudara semakin  kecil.  Setelah  menghabiskan  lima  botol  ZEDACA benjolan itu sudah benar-benar hilang, hanya menyisakan bekas lubang yang  juga  perlahan  mulai  menutup dengan  sendirinya.  Saat  ZEDACA botol  keenam  saya  habiskan,  lubang  di  payudara  saya  benar-benar menutup total. Saya merasa seakan tidak pernah mengalami penyakit yang  mengerikan  itu.  Kini,  untuk  pemeliharaan  dan  pencegahan  agar kanker itu tidak berulang, saya tetap mengkonsumsi ZEDACA dengan dosis dua kali sehari masing-masing satu kapsul. Saya semakin percaya ZEDACA adalah herbal yang berkhasiat dan dapat membantu banyak orang. Saya juga yakin bahwa semua ini atas izin dan pertolongan Allah SWT. Terima kasih ya Allah telah memberikan kesembuhan pada saya.

 

#obatkankerhati #obatkankerrahim #obatkankerotak #herbalkankerlambung #herbalkankerkandungkemih #herbalkankermulut #herbalkankerlidah #herbalkankertulang #herbalkankernasofaring #herbalkankerovarium

DIABETESI SEHAT DENGAN SHAD NIGELLA PLUS DAN SHAD ENDIABET

Salah satu faktor pencetus dan penentu orang terkena diabetes adalah keturunan. Hal inilah yang dialami seorang mitraniaga SHAD NETWORK, Ibu Yati Fachriayati. Di antara tujuh bersaudara dalam keluarganya hanya satu orang anak saja yang tidak mengidap penyakit yang dikenal sebagai "the mother of all disease" ini. Saat pertama kali divonis mengidap diabetes, Ibu Yati berusia 38 tahun dan sedang mengandung Si Bungsu. Selama kehamilan, beliau selalu berkonsultasi dengan dokter. Ibu Yati  sangat patuh mengikuti  petunjuk pengobatan sampai bertahun-tahun lamanya, sehingga beliau pun merasakan ada efek  samping  seperti  pendengarannya  berkurang. Sampai suatu hari timbul rasa bosan dan beliau tidak mampu lagi mengkonsumsi  obat dokter. Akibatnya, gula darahnya mencapai angka lebih dari 400 mg/dl.


Ibu Yati dan suaminya pun rajin mencari pengobatan yang lebih efektif untuk  diabetes. Sementara  itu,  tubuhnya  terasa  semakin  kurang  fit, mudah lelah, berat, dan sakit bahkan hanya dengan memegangnya saja.  Suatu  hari,  Ibu  Yati  bertemu  dengan Ibu  Sri  Rezeki  yang  kemudian  menjadi  mitrautamanya,  beliau  pun  disarankan untuk  mengkonsumsi  SHAD NIGELLA PLUS dan SHAD ENDIABET dengan  dosis 3 kapsul  SHAD NIGELLA PLUS dan 2 kapsul SHAD ENDIABET pada pagi dan  sore hari.  Setelah  tiga  bulan  berturut-turut mengkonsumsinya,  beliau  sangat khasiatnya. Alhamdulillah sampai hari ini kondisinya  semakin  membaik, darahnya  saat  diperiksa  selalu  menunjukkan  angka di bawah 200 mg/dl atau sekitar 170 mg/dl.

(Ibu Yati Fachriyati)

 

#diabetesmelitusadalah #diabetesinsipidus #diabetes #obatdiabetesalamicepat #obatdiabetesalamidaun #obatdiabetesmelitusalami #obatdiabetesampuhalami #obatdiabetesalamibuah #obatdiabetesalamidaunkersen #obatdiabetesalami

Hal : 1234

5

67

Pusat Layanan Informasi

LAYANAN KEMITRAAN
Senin - Sabtu
Jam 08.00-16.00
HP/WA :0813-8263-6885

Main Office

PT SHAD GLOBAL INDONESIA

Jl. Moh Kahfi II No.28 C Jagakarsa
Jakarta Selatan - DKI Jakarta 12630
Telepon: (021) 2179 8344
Faksimili: (021) 2179 8344
Email:administrasipemasaran@shadnetwork.com
Website: shadnetwork.com


Disclaimer

Jadwal Shalat

Subuh : 04:07
Dzuhur : 11:45
Ashar : 15:11
Maghrib : 17:59
Isya : 19:14
Jadwal Shalat untuk DKI Jakarta dan sekitarnya